Daerah Trowulan dan sekitarnya yang diduga bekas ibukota Kerajaan Majapahit terletak pada posisi geografis 11-23 derajat bujut timur dan 7-34 derajat lintang selatan. Di daerah
mojokerto banyak terdapat peninggalan cagar budaya yang beraneka ragam dan jenisnya yang nampak di permukaan tanah antara lain berupa candi,,kolam, pondasi-pondasi bangunan serta benda-benda purbakala peninggalan majapahit. Selain itu diperkirakan masih banyak peninggalan peningalan yang terpendam dalam tanah yang belum terketahui.
contohnya candi tikus diperkirakan dibangun pada abad ke-13 atau abad ke-14. Candi ini dihubungkan dengan keterangan Mpu Prapanca dalam kitab Negarakertagama, bahwa ada tempat untuk mandi raja dan upacara-upacara tertentu yang dilaksanakan di kolam-kolamnya.Bangunan candi tikus yang terbuat dari batu bata merah diperkirakan ukuran tingginya 5,20 meter, panjang 25,4 meter dan lebar 23,6 meter ini konon merupakan taman air dan tempat bersuci putri kerajaan Majapahit. Candi ini disebut Candi Tikus Mitos candi tikus karena sewaktu ditemukan merupakan tempat bersarangnya tikus yang memangsa padi para petani.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar